PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PRODUK KERAJINAN UNTUK MENUMBUHKAN LIFESKILL SERTA KEMANDIRIAN MASYARAKAT DIFABEL

  • Kurdi F
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan Produk kerajinan yang berbahan dasar limbah menjadi produk kerajinan tangan seperti, bros, tas, tempat pensil, dan berbagai kerajinan yang kreatif. Kaum difabel dapat menyalurkan kemampuan dan bakat sehingga mereka dapat mandiri secara finansial. Program pengapdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tahap-tahap : Mempersiapkan alat dan metode yang digunakan dalam kegiatan; mengobservasi kegiatan jumlah dan kondisi komunitas, kemudian menyusun jadwal kegiatan; pelaksanaan proses pelatihan serta evaluasi. Kendala yang dialami tim pelaksana adalah dalam hal berkomunikasi. Untuk mengatasi kendala tersebut komunitas suara difabel mandiri dan pelaksana akan terus berkoordinasi, dan pihak pengurus  komunitas akan mencari pendamping keterampilan sehingga kalau ada masalah sewaktu-waktu dilapangan pada saat kegiatan bisa segera diatasi. Program pelatihan lifeskill untuk komunitas difabel ini perlu ada keberlanjutannya sehingga komunitas difabel ini dapat turut serta dalam segala kegiatan sehingga mereka mempunyai rasa percaya diri serta tidak termarginalkan dalam berkehidupan dan bersosial. Keywords: difabel, lifeskill, limbah

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurdi, F. (2018). PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PRODUK KERAJINAN UNTUK MENUMBUHKAN LIFESKILL SERTA KEMANDIRIAN MASYARAKAT DIFABEL. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 8–10. https://doi.org/10.33023/jpm.v4i1.139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free