AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa

  • Yunita E
  • Permatasari D
  • Lestari D
N/ACitations
Citations of this article
168Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daun kelor merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan. Beberapa diantaranya menyebutkan bahwa daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) terhadap bakteri P. aeruginosa. Kelompok uji terdiri dari 5 kelompok perlakukan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%, kelompok kontrol positif, dan kontrol negatif. Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara metode difusi sumuran. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C selama 24 jam. Pengamatan dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor terhadap bakteri P. aeruginosa menunjukkan adanya zona hambat pada konsentrasi ≥4%. Nilai zona hambat tertinggi diperoleh pada konsentrasi 10% dengan rata-rata diameter zona hambat 19,60±0,67 mm. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mengandung flavonoid, saponin, terpenoid dan tanin. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa. Zona hambat yang terbentuk semakin besar seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Kata kunci: Antibakteri, Moringa oleifera, Pseudomonas aeruginosa

Cite

CITATION STYLE

APA

Yunita, E., Permatasari, D. G., & Lestari, D. (2020). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 11(2), 189–195. https://doi.org/10.52434/jfb.v11i2.886

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free