Abstract
Kepemimpinan yang berkelanjutan merupakan tantangan nyata bagi sebagian besar gereja lokal di tengah pesatnya perubahan sosial dan teknologi. Salah satu pokok masalah yang diteliti dalam studi ini ialah kurangnya strategi mentoring yang terstruktur dalam pembinaan calon pemimpin rohani, sehingga berdampak pada stagnasi estafet kepemimpinan gereja. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model mentoring kepemimpinan berdasarkan pola pemuridan Yesus Kristus dalam Injil Markus untuk menjawab kebutuhan gereja lokal masa kini. Metode yang digunakan ialah pendekatan Research and Development (R&D) dengan analisis eksegesis teks Alkitab dari Markus 1:16–20; 3:13–19; 6:7–13; dan 16:15–18. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah teks Alkitab sebagai sumber primer, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode eksegesis guna mengidentifikasi pola mentoring yang dijalankan Yesus Kristus. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola mentoring Yesus terdiri dari empat tahap: panggilan ilahi, pembekalan karakter, pelibatan pelayanan, dan pengutusan untuk misi global. Kesimpulannya, pola ini dapat dijadikan model LEAD (Locate, Empower, Act, Deploy) yang relevan dan aplikatif bagi gereja lokal dalam membentuk pemimpin yang matang secara rohani, siap melayani, dan mampu mereplikasi pola pemuridan bagi generasi selanjutnya.
Cite
CITATION STYLE
Wennar, W., Abraham, J. E., & Chandra, T. (2025). Model Mentoring Yesus dalam Injil Markus untuk Kepemimpinan Berkelanjutan di Gereja Lokal. VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN, 7(1), 68–82. https://doi.org/10.35909/visiodei.v7i1.573
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.