Abstract
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan sebuah penyakit autoimun akibat kerusakan jaringan. Salah satu terapi SLE adalah menggunakan obat golongan kortikosteroid sebagai antiinflamasi dan imunosupresan. Obat ini memiliki banyak efek samping, sehingga penggunaannya harus diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan dan analisis DRP dari obat kortikosteroid pada pasien lupus di bangsal penyakit dalam RSUP dr. M.Djamil Padang pada tahun 2013. Peneltian ini merupakan penelitian deskriptif yang pengambilan datanya dilakukan secara retrospektif dari data rekam medik pasien. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan terdapat 37 orang pasien lupus yang didominasi oleh perempuan (93,94%) dengan rentang usia terbanyak 17-25 tahun (57,57%) dan kortikosteroid yang paling banyak digunakan adalah metil prednisolon (90,90%) dan prednison (3,03%) dengan rute terbanyak peroral (60,60%). Masalah terkait obat (DRP) yaitu dalam administrasi prednison oral (6,06%) dan interaksi obat kortikosteroid dalam resep (21,21%).
Cite
CITATION STYLE
Ramadheni, P., Raveinal, R., & Imamukhlisa, D. (2016). POLA PENGGUNAAN DAN ANALISA DRUG RELATED PROBLEM’s OBAT KORTIKOSTEROID PADA PASIEN LUPUS DI BANGSAL PENYAKIT DALAM RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2013. Scientia : Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 5(1), 15. https://doi.org/10.36434/scientia.v5i1.62
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.