Perbedaan Kreativitas Guru Ditinjau Dari Tingkat Adversity Quotient Dan Status Guru Penggerak

  • Ardiyan L
  • Purba S
  • Siburian P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Guru penggerak menjadi prestasi tersendiri bagi guru saat ini. Dalam menjalani program pendidikan guru penggerak para guru harus memiliki kreativitas. Adversity Quotient yang baik juga mempengaruhi kreativitas yang dimiliki seseorang. Penelitian Kuantitatif ini, melibatkan 40 orang sampel yang terdiri dari  14 orang berstatus guru penggerak, 19 guru berprestasi, dengan prestasi sebagai guru berprestasi, guru inti, mentor nasional dan Duta Rumah belajar Nasional, dan yang berstatus guru penggerak berprestasi sebanyak 7 orang. Analisa data statistik menggunakan bantuan SPSS versi 26. Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov diperoleh nilai signifikansi setiap variabel 0,000, < 0.05, disimpulkan bahwa data terdistrubusi normal.  Uji Homogenitas dengan Uji Levene diperoleh nilai signifikansi 0,120 > dari 0,05, disimpulkan bahwa sampel bersifat homogen. Guru penggerak, Guru berprestasi dan guru penggerak berprestasi yang terlibat dalam penelitian ini memiliki kreativitas mayoritas tinggi, 10 orang atau 25% kreativitas sedang, dan 30 orang atau 75% kreativitas tinggi. Adversity yang dimiliki oleh kelompok sampel juga masuk dalam kategori Sedang (Campers) sebanyak 25 orang atau 37.5% dan Climbers sebanyak 15 orang atau 62,5%. Dalam penelitian ini mendapatkan beberapa temuan diantaranya Guru dengan adversity quotient Climbers memiliki kreativitas lebih tinggi. Guru penggerak berprestasi memiliki Kreativitas lebih tinggi. Guru dengan Adversity Climbers tidak memiliki kreativitas yang lebih tinggi. Kedepannya diharapkan agar guru penggerak dan guru berprestasi tetap mengasah ketangguhan diri dan kreativitasnya untuk mendukung tranformasi pendidikan Indonesia

Cite

CITATION STYLE

APA

Ardiyan, L., Purba, S., Siburian, P., & Sinaga, O. (2022). Perbedaan Kreativitas Guru Ditinjau Dari Tingkat Adversity Quotient Dan Status Guru Penggerak. Jurnal Syntax Transformation, 3(06), 822–831. https://doi.org/10.46799/jst.v3i6.564

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free