Tayangan Drama Korea dan Perilaku Sosial Generasi Milenial

  • Lancia F
  • Liliyana L
  • Sagiyanto A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian mengenai seri Drama Korea berjudul “Snowdrop” yang ditayangkan di Disney+ Hotstar pada tahun 2022 ini berusaha untuk memaparkan mengenai adanya perubahan sikap dan perilaku pada generasi milenial  dalam kehidupan sosial setelah menonton tayangan drama tersebut. Teori Kultivasi dari George Gerbner yang digunakan dalam penelitian ini juga berupaya untuk menjelaskan bahwa terpaan adegan-adegan yang ditayangkan pada serial drama ini bisa menjadi pencetus dan memberikan dampak positif dan negatif melalui perilaku meniru cuplikan dan perilaku pemeran-pemerannya yang dilakukan oleh generasi milenial, khususnya dalam perilaku kekerasan, di mana Teori Kultivasi merupakan sebuah penanaman dan konstruksi realitas sosial yang dilakukan oleh media kepada khalayaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana teknik pengumpulan datanya dilakukan tidak hanya melalui observasi dan studi pustaka, namun juga melakukan wawancara terhadap informan-informan yang mewakili seperti pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan tayangan drama Korea “Snowdrop” memberikan dampak adanya perilaku meniru perilaku yang ditampilkan atau diperankan oleh tokoh-tokoh dalam serial drama ini, selain itu adanya perilaku meniru adegan kekerasan yang ditayangkan dalam serial drama ini karena dianggap sebagai sebuah realita yang sesungguhnya terjadi dalam kehidupan nyata.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lancia, F., Liliyana, L., Sagiyanto, A., & Aziz, A. (2022). Tayangan Drama Korea dan Perilaku Sosial Generasi Milenial. PROPAGANDA, 2(2), 147–155. https://doi.org/10.37010/prop.v2i2.714

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free