Edukasi Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Desa Jogonegoro Kabupaten Magelang

  • Dimas Sasongko
  • Ade Suryadana
  • Naufal Anis Fauzan
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
102Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Jumlah stunting di Magelang tahun 2017 mencapai 30 persen dari total populasi anak. Jumlah tersebut termasuk yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bermaksud untuk membuat suatu media publikasi berupa website terkait edukasi stunting, selain itu juga dengan membuat leaflet mengenai stunting dan pendampingan kegiatan masyarakat. Tahapan pelaksanaan kegiatan di Desa Jogonegoro disusun secara sistematis terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan tindak lanjut. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah menghasilkan media edukasi stunting berupa website dan leaflet. Selain menyediakan media edukasi, kegiatan pengabdian juga mengadakan sosialisasi mengenai stunting kepada para orang tua dan pendampingan posyandu di Desa Jogonegoro untuk mengetahui perkembangan anak yang memenuhi standar atau mengalami stunting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dimas Sasongko, Ade Suryadana, Naufal Anis Fauzan, Venia Almira, Jihan Nuariputri, & Erna Candra Dewi. (2023). Edukasi Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Desa Jogonegoro Kabupaten Magelang. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 88–96. https://doi.org/10.52072/abdine.v3i1.489

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free