PENDIDIKAN AGAMA BERPARADIGMA INTEGRATIF DI SEKOLAH DASAR (PENDEKATAN HERMENEUTIS)

  • Yu’timaalahuyatazaka Y
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini berjudul Pendidikan Agama Berparadigma Integratif di Sekolah Dasar (Pendekatan Hermeneutis). Artikel ini menjelaskan bahwa problem yang dialami dalam pendidikan Islam saat ini ialah problem dikotomik. Agama terpisah dari ilmu, begitupun sebaliknya. Sehingga, untuk mengatasi problem tersebut pendidikan Islam harus merubah paradigmanya dari dikotomik-atomistik menjadi integratif-interkonektif. Sehingga, paradigma integrasi ini sangat sesuai dengan realitas pendidikan Islam kontemporer dan mampu menjawab dan memecahkan problem-problem sosial dan budaya kekinian. Dengan metode hermeneutis ini pendidikan Islam terbagi menjadi dua konsep yaitu global dan lokal. Dalam proses inilah terjadi dialektika antara teks (pendidikan agama Islam), konteks (pendidikan kewarnegaraan), dan kontekstualisasi (konteks global: negara/bangsa, dan konteks lokal: keluarga, sekolah, dan masyarakat). Sehingga, pendidikan Islam dapat selalu menjawab dan memecahkan problematika kehidupan kontemporer umat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yu’timaalahuyatazaka, Y. (2015). PENDIDIKAN AGAMA BERPARADIGMA INTEGRATIF DI SEKOLAH DASAR (PENDEKATAN HERMENEUTIS). JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 1(1), 56. https://doi.org/10.26555/jpsd.v1i1.a1484

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free