Abstract
Banyuurip merupakan salah satu desa di Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik dengan aktivitas budidaya Perna viridis yang tinggi. Kerang Hijau banyak diproduksi dari daerah ini. Meskipun demikian, Perairan Banyuurip juga berpotensi terhadap polusi logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam Fe dan Zn pada sedimen dan kerang. Berdasarkan konsentrasi logam, dilakukan analisis Bio Concentration Factor (BCF) dan penilaian terhadap resiko kesehatan manusia. Sampel kerang hijau sejumlah 45 ekor diambil dari 3 titik sampling di Perairan Banyuurip. Untuk memperoleh sampel yang representative, diambil sebanyak 15 ekor kerang hijau dengan ukuran yang sama disertai dengan sampel sedimen dasar laut dari masing-masing titik. Logam berat dianalisis dengan menggunakan AAS (AAnalyst700) untuk mengetahui konsentrasi pada jaringan kerang dan sedimen. Hasilnya berupa konsentrasi Fe yang ditemukan tidak jauh berbeda dengan konsentrasi Zn pada P. viridis dengan kisaran Fe = 3,10 – 5,25 mg/kg dan Zn = 3,91 – 4,67 mg/kg. BCF (o-s) Fe pada P. viridis nilainya lebih rendah dibandingkan dengan BCF (o-s) Zn, karena Fe pada kerang konsentrasinya lebih kecil daripada konsentrasinya pada sedimen. Berdasarkan perhitungan nilai Target Hazard Quotients, hasilnya (THQ < 1) yang berarti kedua logam berat (Fe dan Zn) tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan manusia. Namun, berdasarkan Estimated Daily Intakes (EDI) nilainya berada di atas Provisional Tolerable Daily Intakes (PTDI), sehingga dapat disimpulkan bahwa konsumsi harian kerang hijau secara berlebihan dapat menimbulkan efek negatif bagi kesehatan (EDI > PTDI).
Cite
CITATION STYLE
Rayyan, M. F. (2019). HEALTH RISK ASSESSMENTS OF HEAVY METALS OF PERNA VIRIDIS FROM BANYUURIP WATERS IN UJUNG PANGKAH, GRESIK. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 3(2), 9–17. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.2
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.