Studi Penafsiran Lafadz Muthmainnah dalam Tafsir Al-Azhar

  • Istitha'ah A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manusia termasuk individu yang mempunyai kesatuan raga dan jiwa, dibuktikan dalam kehidupan sehari-harinya. Ketika dalam bergaul antarsesama, perkataan yang baik akan mengantarnya pada kebahagiaan dan sebaliknya. Dalam hal ini, jiwa juga berperan dalam menentukan kondisi seseorang untuk menjalankan kebaikan ataupun keburukan yang akan menyebabkan penyakit hati. Muara kebahagiaan dan kesengsaraan adalah hati. Hati yang sehat (qolbun salim) adalah hati yang merasa bahagia dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah swt. Ia hanya akan merasa tenang dengan zikir kepada Allah swt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran terhadap lafadz Muthmainnah dalam tafsirAl-Azhar dan bagaimana cara menyucikan jiwa dalam Tafsir Al-Azhar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan maudhû’i (tematik) dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Diawali dengan menetapkan tema yang akan dibahas, menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema, menganalisis masing-masing ayat secara menyeluruh dengan fokus kajian terhadap sumber yang telah ditentukan. Hasil analisis dari penelitian ini didapatkan bahwa lafadz Muthmainnah dalam Al-Qur’an yang disebutkan Hamka memiliki tujuh tema dan pembahasan yang berbeda. Tujuh tema tersebut ialah, zikir, jiwa, kemenangan (pada Perang Badar), Iman, ketenteraman, Malaikat (Rasul), dan kepuasan terhadap dunia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Istitha’ah, A. (2020). Studi Penafsiran Lafadz Muthmainnah dalam Tafsir Al-Azhar. Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 3(1), 58. https://doi.org/10.58438/alkarima.v3i1.97

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free