Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Kode QR Dengan Insersi Budaya Lokal

  • Hura L
  • Samawi A
  • Astuti W
N/ACitations
Citations of this article
134Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era digitalisasi saat ini sangat mempengaruhi aspek sosial emosional anak, hal ini di akibatkan karena berkurangnya kesempatan belajar anak dengan lingkungan. Artikel ini bertujuan menghasilkan sumber belajar berupa buku cerita bergambar yang memanfaatkan budaya lokal untuk menstimulasi sosial emosional anak usia 5-6 tahun  berbasis kode QR. Penelitian ini menggunakan metode  Research and Development dengan modifikasi model ADDIE. Penilaian produk melibatkan  ahli dan pengguna (Guru Anak). Pengumpulan data validasi produk oleh ahli dan pengguna (Guru) menggunakan angket, sedangkan pengumpulan data pada uji coba produk yang dilaksanakan kepada 18 anak di KB TK Lab UM pada tanggal 19 hingga 20 April 2022 menggunakan lembar observasi. Hasil uji validasi dan uji coba produk kemudian di analisis menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif yang dikembangkan oleh Akbar. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan mampu merangsang kegiatan belajar anak dalam menstimulasi sosial emosional melalui inovasi sumber belajar yang menarik, efektif dan efisien.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hura, L. C., Samawi, A., & Astuti, W. (2023). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Kode QR Dengan Insersi Budaya Lokal. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3692–3712. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.2791

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free