Abstract
Pendidikan kejuruan di SMK bertujuan mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia industri. Mata pelajaran seperti pemesinan bubut dan frais memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan teknis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam implementasi tugas proyek berkelanjutan berbasis Project-Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran tersebut di SMKN 7 Kota Serang, serta mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun metode PjBL membantu siswa mengembangkan keterampilan teknis dan soft skills, terdapat beberapa kendala. Tantangan meliputi kurangnya fasilitas, perbedaan kemampuan siswa dalam mengoperasikan mesin, serta ketidaksesuaian dengan tahapan ideal PjBL, seperti perancangan proyek dan penyusunan jadwal yang masih didominasi guru. Tetapi pada setiap tahapan PjBL yang dilaksanakan masih ada yang blum sesuai dengan penerapan PjBL. Selain itu, pengelolaan waktu menjadi hambatan utama dalam penyelesaian proyek. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran siswa dalam semua tahap PjBL, peningkatan fasilitas praktik, serta penguatan pengawasan dan bimbingan. Kesimpulannya, penerapan PjBL yang optimal dapat meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Cite
CITATION STYLE
Pratama, F. W., Anaam, I. K., Putra, A. Y. W., Alfian, R., & Susanto, T. (2025). Implementasi Tugas Proyek Berkelanjutan pada Mata Pelajaran Pemesinan Bubut dan Pemesinan Frais: Studi Kasus di SMKN 7 Kota Serang. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(1), 24–35. https://doi.org/10.60132/jip.v3i1.445
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.