Abstract
Kelemahan otot pada lansia akan menyebabkan lamban dalam bergerak, langkah kaki pendek, kekuatan kaki saat menapak berkurang, dan respon mengantisipasi apabila tersandung lambat, sehingga menyebabkan perubahan keseimbangan tubuh pada lansia. Perubahan keseimbangan ini akan meningkatkan faktor resiko jatuh pada lansia. Balance exercise mampu meningkatkan kekuatan otot terutama pada ekstremitas bagian bawah serta meningkatkan keseimbangan tubuh dan mobilitas. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan balance exercise pada lansia yang mengalami perubahan keseimbangan tubuh dengan resiko jatuh. Desain studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek pada studi kasus ini adalah lansia dengan resiko jatuh yang berjumlah 3 orang. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa hasil skor Berg Balance Scale (BBS) mengalami peningkatan dengan rata-rata 35,5 sebelum dilakukan balance exercise dan 35,8 setelah dilakukan balance exercise. Balance exercise mampu menurunkan resiko jatuh dan meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia apabila dilakukan secara rutin dan konsisten.
Cite
CITATION STYLE
Aprilia, D., Al Jihad, M. N., & Aisah, S. (2023). Penerapan Balance Exercise untuk Menurunkan Resiko Jatuh pada Lansia. Holistic Nursing Care Approach, 3(1), 17. https://doi.org/10.26714/hnca.v3i1.10405
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.