Abstract
Penelitian ini berfokus dalam menganalisis masalah yang menjadi faktor esensial serta urutan risiko yang berhubungan Dengan kecacatan produk yang terjadi dalam produksi pembuatan air minum dalam kemasan 240 ml di PT Swabina Gatra. Teknik yang diterapkan adalah kombinasi antara Analisis Mode dan Efek Kegagalan (FMEA) serta Analisis Pohon Kesalahan (FTA) untuk menemukan dan mengidentifikasi sumber mendasar dari jenis kegagalan yang telah diamati. Data untuk penelitian ini diperoleh dengan cara pengamatan langsung pada lokasi produksi serta melalui pengamatan dibagian produksi serta wawancara dengan pimpinan produksi, departemen Kontrol Kualitas. Analisis berhasil mengindikasikan bahwa cacat dengan RPN tertinggi terjadi pada jenis cacat lid cup miring, dengan nilai 216. kegagalan ini diakibatkan dari masalah mesin penutup atau segel tidak presisi dan suhu pemanas yang kurang konsisten atau berubah ubah. (FTA) digunakan untuk mengetahui penyebab mendasar dalam cacatnya produk. Rekomendasi untuk perbaikan meliputi perawatan dan pengecekan rutin pada mesin penyegelan, penyaringan air, pengisian air, serta melakukan program pelatihan dan bimbingan operator mengenai pentingnya SOP, serta perawatan rutin terhadap standar peralatan produksi. Penelitian selama kerja praktek diharapkan bisa membantu perusahaan dalam memperkecil tingkat kecacatan produk serta mengembangkan kinerja dalam langkah-langkah pengendalian kualitas.
Cite
CITATION STYLE
Marindra Ahmad Nurdiansyah, & Said Salim Dahda. (2026). Penerapan Metode Fmea Dan Fta Dalam Analisis Penyebab Produk Cacat Air Minum Pada Kemasan 240ml. Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan, 2(I), 92–102. https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1444
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.