Pemanfaatan Budaya Lokal dalam Pendidikan di Desa Sapit

  • Novayani I
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang pemanfaatan budaya lokal dalam pendidikan di desa Sapit yang memiliki potensi besar dalam pendidikan, namun belum optimal atau belum terdokumentasi dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk menggali sejauh mana budaya lokal Desa Sapit dimanfaatkan dalam pendidikan, serta bagaimana strategi yang digunakan oleh sekolah dan masyarakat dalam mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. Metode dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan responden yang terdiri dari siswa, tokoh adat dan orang tua. Analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data, serta untuk mendapatkan kebasahan data menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya lokal di Desa Sapit seperti nyongkolan, gendang beleq, begawe, hingga penggunaan bahasa Sasak memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pendidikan formal, baik dari segi materi pembelajaran, metode, maupun nilai-nilai yang ditanamkan serta mengandung unsur pendidikan karakter, keterampilan hidup, dan wawasan sosial-budaya yang sangat penting bagi siswa. dalam Pemanfaatannya, budaya lokal ini sudah mulai diterapkan secara terbatas, namun belum maksimal. Teori pembelajaran kontekstual, bahwa pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa akan lebih mudah dipahami dan diingat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Novayani, I. (2025). Pemanfaatan Budaya Lokal dalam Pendidikan di Desa Sapit. Jurnal Manajemen Dan Budaya, 5(2), 96–101. https://doi.org/10.51700/manajemen.v5i2.1130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free