THE INFLUENCE OF SOLVENCY, INFLATION RATE, AND INTEREST RATE ON RISK IN THE LQ45 INDEX FOR THE 2016-2020 PERIODS

  • Songgigilan F
  • Murni S
  • Rumokoy L
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Beta saham (risiko sistematis) merupakan salah satu faktor fundamental dalam manajemen portiofolio investasi. Tingkat keuntungan dalam portofolio tergantung beta portofolio selama  kurun waktu tertentu karena beta saham mungkin berubah dari keadaan-keadaan sebelumnya akibat adanya pengaruh dari faktor-faktor internal maupun eksternal dari saham tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur/menganalisis solvabilitas, tingkat inflasi, dan tingkat suhu bunga terhadap risiko pada indeks LQ45 periode tahun 2016-2020. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu menggunakan sampel dengan kriteria-kriteria tertentu, sampel yang digunakan adalah 12 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan solvabilitas, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga berpengaruh terhadap risiko. Secara parsial bahwa solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko, tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap risiko, dan tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap risiko.                                                                       Kata Kunci: solvabilitas, tingkat inflasi, tingkat suku bunga, risiko

Cite

CITATION STYLE

APA

Songgigilan, F. P., Murni, S., & Rumokoy, L. J. (2023). THE INFLUENCE OF SOLVENCY, INFLATION RATE, AND INTEREST RATE ON RISK IN THE LQ45 INDEX FOR THE 2016-2020 PERIODS. Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 11(3), 966–976. https://doi.org/10.35794/emba.v11i3.50457

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free