Hubungan Pengetahuan Diabetes Self-Management dengan Tingkat Stres Penderita Diabetes Mellitus yang Menjalani Diet pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Piru

  • Wabula L
  • Fitriasari E
  • Saman M
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe II adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh faktor genetik, kesalahan pola makan, atau gaya hidup yang tidak sehat, responden perlu meningkatkan Self-Management diet guna mencegah komplikasi akut dan menurunkan resiko komplikasi jangka panjang penderita diabetes mellitus tipe II harus melakukan diet yang cukup ketat hal ini dapat membuat jenuh dan stres karena pasien harus mengikuti anjuran diet selama hidupnya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan diabetes self-management dengan stres penderita diabetes mellitus tipe II dalam menjalani diet di Dusun Telaga Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten SBB. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel 93 responden dengan menggunakan total sampling, instrumen berupa kuesioner dan analisis menggunakan uji rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 58 responden (62,4%), mayoritas responden berumur 46-55 tahun dengan jumlah 42 responden (45,2%), status menikah sejumlah 73 responden (78,5%), memiliki riwayat pendidikan terakhir SD berjumlah 45 responden (48,4%), bekerja sebagai petani sejumlah 27 responden (29,0%), lama menderita DM Tipe II 1-2 tahun sejumlah 50 responden (53,8%), obat yang dikonsumsi Glibenclamide dengan jumlah 48 responden (51,6%), pengetahuan diabetes self-management kategori buruk sejumlah 44 responden (47,3), mayoritas responden mengalami stres dengan kategori stres berat sejumlah 39 responden (41,9) dan Hasil analisis didapatkan koefsien proporsi (p) sebesar 0,000. Dengan demikian adalah lebih kecil dibandingkan dengan taraf α = 0,05. Hal ini diartikan bahwa hipotesis (H1) diterima yaitu ada hubungan antara pengetahuan diabetes self-management dengan stres penderita diabetes mellitus tipe II dalam menjalani diet. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai tingkat kemaknaan, yang berarti semakin baik pengetahuan self-management maka semakin ringan stress menjalani diet pada penderita diabetes mellitus tipe II. Hasil penelitian ini diharapkan agar diabetes dapat menerapkan perilaku self-management diet yang baik serta dapat mengurangi stress yang dirasakan penderita secara mandiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wabula, L. R., Fitriasari, E., & Saman, M. (2023). Hubungan Pengetahuan Diabetes Self-Management dengan Tingkat Stres Penderita Diabetes Mellitus yang Menjalani Diet pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Piru. Jambura Nursing Journal, 5(2), 131–143. https://doi.org/10.37311/jnj.v5i2.16502

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free