Pendidikan Literasi Komunikasi: Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Komunikasi yang Efektif

  • Ismaya I
  • Elihami E
  • Galib A
N/ACitations
Citations of this article
285Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berkomunikasi berarti manusia berusaha untuk mencapai kesamaan makna dan manusia mencoba untuk berbagi informasi, gagasan, atau sikap dengan partisipan lainnya. Apabila tidak terjadi kesamaan makna antara komunikator dan komunikan yaitu komunikan tidak mengerti dengan pesan yang diterimanya maka komunikasi tidak terjadi atau tidak komunikatif. Penelitian’ ini menggunakan metode kualitatif non karena sumber datanya bukan  manusia melainkan dokumen. Penelitian ini ‘termasuk jenis penelitian kepustakaan ‘(library research), sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi. Adapun ‘analisis data yang di gunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden age) yang merupakan masa di mana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Komunikasi kita yang berkualitas pada anak usia dini akan membuat mereka mampu mengenal dan membedakan benar salah, memudahkan dalam mengetahui akar persoalan, serta memberikan kepentingan yang terbaik untuk anak. Harapannya, di masa yang akan datang, anak tidak salah dalam memilih pergaulan di luar rumah dan tidak mencoba-coba sesuatu yang membahayakan, baik bagi dirinya maupun lingkungannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismaya, I., Elihami, E., & Galib, A. A. C. (2022). Pendidikan Literasi Komunikasi: Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Komunikasi yang Efektif. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1148–1153. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3578

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free