Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Kualitas Organoleptik dan pH Kefir Susu Kambing

  • Hakim G
  • Nefasa A
  • Abdurrahman Z
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak jahe merah terhadap kualitas organoleptik dan derajat keasaman (pH) pada kefir susu kambing. Bahan yang digunakan yaitu susu kambing, bibit kefir, dan jahe merah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola searah, dengan menggunakan 25 ulangan untuk uji organoleptik dan 4 ulangan untuk uji pH. Perlakuannya adalah T0 = ekstrak jahe merah 0% T1 = ekstrak jahe merah 1.5%, T2 = ekstrak jahe merah 3%, T3 = ekstrak jahe merah 4.5%, T4 = ekstrak jahe merah 6%. Uji organoleptik dilakukan oleh 25 orang panelis semi terlatih dan uji pH menggunakan pH meter digital. Semua data hasil uji dianalisis menggunakan prosedur analysis of variance. Hasil dan kesimpulan menunjukan bahwa perlakuan pemberian ekstrak jahe merah berpengaruh nyata terhadap kualitas organoleptik (warna, aroma, rasa, kekentalan) dan tidak berpengaruh nyata terhadap pH pada kefir susu kambing.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hakim, G. L., Nefasa, A. N., & Abdurrahman, Z. H. (2021). Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Kualitas Organoleptik dan pH Kefir Susu Kambing. Tropical Animal Science, 3(1), 19–25. https://doi.org/10.36596/tas.v3i1.724

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free