Abstract
Semen merupakan salah satu bahan kebutuhan yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur. PT Semen Baturaja Tbk sudah beroperasi secara komersial pada tanggal 1 Juni 1981 sampai sekarang dengan jumlah produksi yang semakin meningkat. Peralatan utama proses produksi semen pada PT Semen Baturaja Tbk adalah rotary kiln yang digunakan sebagai proses pembakaran, pencampuran, dan penguraian terhadap kiln feed yang berupa campuran batu kapur sekitar (70% - 90%), tanah liat (sekitar 10%-30%), dan sisanya (0 – 10%) adalah bahan koreksi berupa pasir besi, dan pasir silika menjadi klinker. Spesific Fuel Consumption (SFC) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kinerja alat rotary kiln, dan sebagai tolak ukur industri untuk dapat menghemat biaya produksi. Perhitungan ini dilakukan berdasarkan data aktual yang telah diambil dari Central Control Room (CCR) dan Laboratorium Quality Control (QC) Pabrik II PT Semen Baturaja Tbk. Dari perhitungan neraca massa, neraca energi, dan nilai SFC didapatkan hasil untuk nilai SFC terendah yaitu pada tanggal 26 Juli 2023 yaitu sebesar 628,77 kcal/kg sedangkan untuk nilai SFC tertinggi didapatkan pada tanggal 29 Juli 2023 sebesar 724,01 kcal/kg. Pada hasil tersebut didapatkan kesimpulan bahwa nilai SFC berbanding terbalik terhadap jumlah kiln feeding. Semakin besar jumlah kiln feeding maka semakin kecil juga nilai SFC.
Cite
CITATION STYLE
Marambang, A. Y., Safaruddin, S., & Muzzaki, M. M. (2023). PENGARUH KILN FEEDING TERHADAP KINERJA ALAT ROTARY KILN PABRIK II PT. SEMEN BATURAJA Tbk DITINJAU DARI SPESIFIC FUEL CONSUMPTION. PHENOMENON : Multidisciplinary Journal Of Sciences and Research, 1(02), 69–75. https://doi.org/10.62668/phenomenon.v1i02.772
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.