Analisis Pemikiran Politik Fundamentalisme Islam Dalam Studi Kasus Gerakan Kelompok Fundamentalis Islam di Indonesia Pasca Era Reformasi

  • Dandi M
  • Mushthafa A H
  • Muzakki R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada, fundamentalisme dapat muncul dalam agama dan di negara apapun, tidak terkecuali pada agama Islam di Indonesia sekalipun. Kemunculan gerakan Islam Fundamentalis di Indonesia adalah suatu peristiwa yang sudah pasti terjadi, mengingat Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Gerakan gerakan keagamaan yang bersifat fundamental dan revivalis telah menjadi suatu peristiwa yang mewarnai dunia politik, sosial, kultural, dan citra Islam kontemporer di Indonesia. Munculnya gerakan dari kelompok fundamentalisme Islam di Indonesia masif terjadi pasca rezim orde baru berakhir atau era reformasi. Demokratisasi yang terjadi di Indonesia telah memungkin berbagai masyarakat untuk berkumpul atau berserikat, seperti halnya gerakan kelompok fundamentalis Islam di Indonesia. Sekulerisasi dan afliasi hegemoni barat pada rezim orde baru telah menjadi asumsi kuat lahirnya kelompok tersebut di era reformasi. Gerakan dari kelompok Islam Fundamentalisme di Indonesia pada era reformasi seperti misalnya, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI), Jemaah Islamiyah (JI), dan Majelis Mujahidin Indonesia. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas secara komprehensif tentang bagaimana dasar pemikiran dan karakteristik dari gerakan fundamentalisme Islam, serta menganalisis kemunculan kelompok fundamentalisme Islam di Indonesia pada era reformasi guna memastikan sejauh mana kontribusi gerakan fundamentalis tersebut dalam hamonisasi kehidupan beragama di Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dandi, M., Mushthafa A, H., Muzakki R, & Juan A, R. (2023). Analisis Pemikiran Politik Fundamentalisme Islam Dalam Studi Kasus Gerakan Kelompok Fundamentalis Islam di Indonesia Pasca Era Reformasi. Journal of Politics and Democracy, 2(2), 69–78. https://doi.org/10.61183/polikrasi.v2i2.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free