Implementasi Logika Fuzzy Dalam Optimasi Jumlah Produksi Barang Menggunakan Metode Tsukamoto (Studi Kasus : Toko XYZ Situbondo)

  • Mulyati S
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Optimasi jumlah produksi barang dilakukan dengan menggunakan tiga variabel, yaitu permintaan, persediaan dan produksi. Variabel penjualan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu : turun dan naik, variabel persediaan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu : sedikit dan banyak, sedangkan variabel pengadaan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu berkurang dan bertambah. Dengan mengkombinasikan semua himpunan fuzzy tersebut, diperoleh empat aturan fuzzy, yang selanjutnya digunakan dalam setiap inferensi. Pada tahap inferensi, dicari nilai keanggotaan anteseden (α) dan nilai optimasi perkiraan pengadaan (z) dari setiap aturan. Optimasi pengadaan barang (z) dicari dengan metode defuzzifikasi rata-rata terpusat. Analisa dengan menggunakan metode Tsukamoto menghasilkan jumlah produksi yang harus di produksi yaitu sekitar 2370 dengan kondisi permintaan sebanyak 2500 dan persediaan di Gudang sebesar 100 botol. Analisa dengan menggunakan metode Tsukamoto ini memperlihatkan kondisi rill yang harus dijalankan pihak penjual barang di Toko XYZ Situbondo dalam melakukan proses produksi barang supaya lebih tepat sasaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulyati, S. (2020). Implementasi Logika Fuzzy Dalam Optimasi Jumlah Produksi Barang Menggunakan Metode Tsukamoto (Studi Kasus : Toko XYZ Situbondo). Jurnal Teknik, 9(2). https://doi.org/10.31000/jt.v9i2.3610

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free