Analisis Profil Glukosa Darah Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Pada Suhu Yang Berbeda Di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang

  • Zulhidafina F
  • Waluyo
  • Hidayati S
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kondisi suhu perairan yang tidak sesuai dapat menyebabkan kondisi fisiologis ikan menjadi tidak normal atau stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air budidaya ikan nila dan hubungan antara suhu dengan kadar glukosa darah ikan nila di Kecamatan Mungkid. Pengambilan sampel ikan nila dilakukan pada pagi dan siang hari secara acak dengan jumlah masing-masing sebanyak 48 ekor. Metode yang digunakan yaitu observasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil pengukuran parameter kualitas air di Kecamatan Mungkid yaitu suhu pagi (26,03 o C), suhu siang (27,20 o C), pH (7,03), DO (6,06 mg/L), dan amonia (0,18 mg/L). Nilai tersebut berada pada kondisi normal untuk kegiatan budidaya ikan nila. Hasil rata-rata pengukuran glukosa darah ikan nila di stasiun 1, 2, dan 3 masing-masing sebesar (79,73 mg/dL), (76,13 mg/dL), dan (86,05 mg/dL). Hasil pengukuran kadar glukosa darah ikan nila menunjukkan persentase kategori stres yang berbeda-beda pada masing-masing stasiun. Stasiun 1 menunjukkan persentase ikan normal (76,65%) dan ikan stres (23,3%). Stasiun 2 menunjukkan persentase ikan normal (79,95%) dan ikan stress (26,6%). Stasiun 3 menunjukkan persentase ikan normal (66,6%) dan ikan stres (32,2%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Zulhidafina, F. F., Waluyo, & Hidayati, S. (2025). Analisis Profil Glukosa Darah Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Pada Suhu Yang Berbeda Di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences, 4(2), 97–106. https://doi.org/10.32734/jafs.v4i2.21511

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free