Tradisi Pesta Baratan Di Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara Dalam Pendekatan Historis

  • Rizqi Anisa
  • Warsono
  • Siti Khusnul
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi merupakan peninggalan sejarah nenek moyang pada masa lampau yang masih dilestarikan hingga saat ini. Contoh tradisinya adalah Tradisi Pesta Baratan di desa Kriyan Kalinyamtan Jepara. Tradisi ini merupakan warisan Nyai Ratu Kalinyamat untuk memperingati kematian suaminya, sultan penonton, yang terbunuh saat berperang dengan Arya Penangsang. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Nisfu Sya'ban atau lebih tepatnya pada pertengahan bulan Syya'ban yang dilaksanakan secara meriah dengan berbagai macam acara. Dalam prosesi tradisi ini mengandung makna religius terkait bulan suci Ramadhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dengan pendekatan deskriptif dalam menyajikan data. Tradisi merupakan salah satu contoh sejarah kebudayaan yang harus terus dilestarikan hingga akhir generasinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizqi Anisa, Warsono, Siti Khusnul, Iwan Setiawan, Dede Muhammad Hidayat, Nauval Adi C, & Muhammad Syaifullah. (2024). Tradisi Pesta Baratan Di Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara Dalam Pendekatan Historis. IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 296–303. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v2i2.1191

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free