Abstract
Penanaman nilai tauhid pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter Islami sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan guru dalam menanamkan nilai tauhid di Kelompok Bermain (KB) Bina Persahabatan Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan beberapa strategi utama, yaitu pembiasaan harian, metode bercerita islami, keteladanan (uswah hasanah), penggunaan lagu-lagu religi, pengenalan simbol keislaman, dan pendekatan personal kepada anak. Strategi pembiasaan harian menjadi metode yang paling efektif karena sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini yang cenderung meniru, mengingat melalui pengulangan, dan belajar dari pengalaman langsung. Guru secara konsisten mengajarkan kalimat tauhid seperti “Bismillah,” “Alhamdulillah,” dan “La ilaha illallah” dalam kegiatan harian, sehingga anak mampu menginternalisasikan nilai keesaan Allah dalam perilaku sehari-hari. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti perbedaan kemampuan anak dan kurangnya dukungan dari lingkungan rumah, strategi yang digunakan terbukti efektif dalam menanamkan nilai tauhid secara menyenangkan dan bermakna.
Cite
CITATION STYLE
Sulyati, S., & Rahman, Mhd. H. (2025). STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI TAUHID PADA ANAK USIA DINI DI KB BINA PERSAHABATAN MANDAILING NATAL. PROSIDING FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS DHARMAWANGSA, 5. https://doi.org/10.46576/pfai.v5i0.541
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.