Abstract
ABSTRAK Pendahuluan: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak-anak dikarenakan asupan gizi yang tidak adekuat, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Kondisi stunting pada masa anak – anak menjadi salah satu faktor kejadian sindrom metabolik saat remaja dan dewasa seperti obesitas, resistensi insulin, gangguan kardiometabolik, diabetes mellitus dan penyakit kardiovaskular. Risiko tersebut dapat diukur dengan metode rasio TriGlycerida (TG) / High-Density Lipoprotein Cholesterol (HDL-C) (TG/HDL-C). Metode :Desain penelitian ini adalah analitik komparatif cross sectional terhadap 26 balita stunting and 26 balita non-stunting umur 2 – 5 tahun. Data yang diambil berupa data primer yaitu hasil pemeriksaan darah berupa kadar TG and HDL-C. Hasil : Rerata rasio TG/HDL-C lebih tinggi pada balita stunting (3,8) dibanding rerata rasio TG/HDL-C pada balita non-stunting (1,94). Hasil independent T-test perbedaan rasio TG/HDL-C pada kedua kelompok adalah 0,000 (p>0,005) Kesimpulan : Terdapat perbedaan rasio TG/HDL-C yang bermakna pada balita stunting dan non – stunting.
Cite
CITATION STYLE
Zhafirah, U. F. (2021). Non Perbedaan Rasio Trigliserida/High Density Lipoprotein Cholesterol (TG/HDL-C) pada Balita Stunting dan Non - Stunting di Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah. JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 8(3), 28–34. https://doi.org/10.53366/jimki.v8i3.263
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.