EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN LANJUT USIA DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI POSYANDU LANSIA MELATI)

  • Nurhi'mah W
  • Dewi A
  • Azwari T
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas Banjarmasin Indah pada Masa Pandemi COVID-19 dengan studi kasus Posyandu Lansia Melati dan hambatan-hambatan yang terjadi pada pelaksanaannya.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk dapat mendeskripsikan dan menggambarkan efektivitas dari Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia melalui Posyandu Lansia Melati pada Masa Pandemi COVID-19 melalui fakta saat pelaksanaan di lapangan yang akurat. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer yaitu observasi dan wawancara lalu data sekunder berupa buku, jurnal, peraturan dan data lokasi penelitian. Teknik analisa data yang digunakan dari Miles dan Huberman (Sugiyono, 2018) yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian terkait Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia melalui Posyandu Lansia Melati pada Masa Pandemi COVID-19 diukur menggunakan teori Duncan dalam Steers (1985) yang terdiri dari tiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi mendapatkan hasil dan pembahasan bahwa kegiatan Posyandu Lansia Melati cukup efektif namun dalam praktiknya belum optimal. Hal tersebut dapat dilihat bahwa dari sistem 5 meja, hampir seluruh kegiatan sudah efektif sesuai indikator efektivitas menurut Duncan kecuali pelayanan di meja tiga yakni pemeriksaan laboratorium sederhana yang dari segi pencapaian tujuan dan integrasinya masih kurang efektif karena keterbatasannya alat/stick pemeriksaan menyebabkan pelaksanaannya tidak menentu dan sasaran targetnya tidak merata. Selain pemeriksaan laboratorium sederhana, pemeriksaan status mental lansia juga belum dilaksanakan secara optimal namun untuk pelayanan di meja dua sendiri sudah cukup efektif. Faktor-faktor yang menghambat pelayanan kesehatan lanjut usia melalui Posyandu Lansia Melati pada masa pandemi COVID-19 ini terbagi dua yaitu hambatan internal yang terdiri dari: 1) Kurangnya SDM yang menguasai dan 2) Sarana dan prasarana yang terbatas, untuk hambatan eksternal terdiri dari: 1) Kunjungan lansia yang tidak tetap dan 2) Kurangnya koordinasi antar instansi. Lalu saran untuk dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan lanjut usia melalui Posyandu Lansia Melati pada masa pandemi COVID-19 ini adalah meningkatkan komunikasi antar kader; mengadakan iuran agar posyandu lansia memiliki dana mandiri; memberikan sosialisasi bagi warga sekitar terkait posyandu lansia; dan meningkatkan koordinasi antar instansi yang menaungi posyandu lansia.Kata Kunci: Efektivitas, Lansia, Posyandu Lansia

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurhi’mah, W. T., Dewi, A., & Azwari, T. (2023). EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN LANJUT USIA DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI POSYANDU LANSIA MELATI). Jurnal Administrasi Publik Dan Pembangunan, 5(2). https://doi.org/10.20527/jpp.v5i2.8064

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free