KEJADIAN DIARE PADA BALITA BERDASARKAN TEORI HENDRIK L. BLUM DI KOTA MAKASSAR

  • Hamzah W
  • Gobel F
  • Syam N
N/ACitations
Citations of this article
261Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Angka kesakitan dan kematian akibat penyakit diare masih tinggi, sehingga menyebabkan penyakit diare menjadi masalah kesehatan. Secara global, ada hampir 1,7 milyar kasus penyakit diare pada anak setiap tahun dan menyebabkan kematian sekitar 525.000 anak balita di dunia (WHO, 2017). Penelitiam ini bertujuan mengembangkan model kejadian diare pada balita berdasarkan teori Hendrik. L. Blum di Kota Makassar.Metode penelitian mengunakan penelitian kualitatif dengan  pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada 4 puskesmas di Kota Makassar yaitu Puskesmas Kaluku Bodoa, Puskesmas Pattingaloang, Puskesmas Pampang dan Puskesmas Rappokalling. Sampel adalah Balita yang menderita diare sebanyak 172 balita. Hasil penelitian menemukan bahwa ada pengaruh sosial ekonomi (pvalue = 0,022), kondisi balita (pvalue = 0,022), lingkungan (pvalue = 0,020), pola asuh (pvalue = 0,016) dan pelayanan kesehatan (pvalue = 0,047). Disarankan untuk memantau kondisi balita, menjaga kebersihan lingkungan, penyuluhan pola asuh balita dan meningkatkan informasi mengenai pelayanan kesehatan melalui poster dan brosur

Cite

CITATION STYLE

APA

Hamzah, W., Gobel, F. A., & Syam, N. (2020). KEJADIAN DIARE PADA BALITA BERDASARKAN TEORI HENDRIK L. BLUM DI KOTA MAKASSAR. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 15(1), 50. https://doi.org/10.32382/medkes.v15i1.1060

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free