Pengolahan Limbah Cair Tahu Sebagai Energi Alternatif Biogas yang ramah lingkungan

  • Ridhuan K
N/ACitations
Citations of this article
423Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cairan limbah tahu merupakan komponen yang berbahaya jika dibuang begitu saja ke lingkungan karena dapat menimbulkan bau busuk, penyakit dan mencemari air, juga pemicu gas rumah kaca. Maka limbah tersebut perlu diolah sebagai energi alternative biogas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan limbah cair tesebut, banyak biogas yang dapat dihasilkan, lama waktu permentasi dan konstruksi reactornya. Metode penelitian ini yaitu pembuatan alat reaktor dan pengujiannya. Reaktor biogas terdiri dari tampungan utama limbah cair tahu dan tampungan biogas. saluran masuk dan keluar limbah, juga saluran keluar biogas. Proses fermentasi berlangsung pada kondisi anaerob yaitu proses pada kondisi tanpa oksigen. Prinsip Kerja Reaktor yaitu limbah cair tahu dimasukkan ke dalam reaktor yang kedap udara, memanfaatkan proses pencernaan yang dilakukan oleh bakteri methanogen yang produknya berupa gas methana (CH4). Proses fermentasi berlangsung selama 28 hari dengan hasil sebagai berikut dari 97 liter limbah cair tahu yang diolah maka didapat biogas sejumlah 0,0564 m3 atau 56,4 liter biogas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridhuan, K. (2016). Pengolahan Limbah Cair Tahu Sebagai Energi Alternatif Biogas yang ramah lingkungan. Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 1(1). https://doi.org/10.24127/trb.v1i1.81

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free