Mengupas Agresivitas Atlet Remaja Olahraga Bela Diri: Psikologi Dan Dampaknya

  • Pradana D
  • Yulisatria G
  • Suhariyanti M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Agresifitas yang melekat dalam olahraga beladiri menjadi bentuk perilaku negatif yang sering terjadi pada remaja penting diketahui. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat agresifitas atlet remaja yang tergabung dalam olahraga beladiri. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet remaja olahraga beladiri berjumlah 86 atlet. Pengumpulan data mengunakan instrument Aggression Questionnaire. Hasil penelitian diperoleh skor rerata 101.08, yang berarti agresifitas atlet remaja olahraga beladiri dalam kategori tinggi. Distribusi hasil penelitian kategori tinggi dengan frekuensi 32 atlet (37,2%). Selain itu nilai rata-rata agresivitas atlet pencak silat sebesar 97.16, sedangkan nilai rata-rata agresivitas atlet muaythai sebesar 105. Kesimpulan dari penelitian ini adalah atlet remaja yang berpartisipasi dalam olahraga beladiri memiliki tingkat agresivitas yang tinggi. Selain itu jika dibedakan berdasarkan kelompok olahraga Muaythai memiliki tingkat agresivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Pencak Silat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pradana, D., Yulisatria, G., Suhariyanti, M., Nur Hikmah, & Boby Helmi. (2025). Mengupas Agresivitas Atlet Remaja Olahraga Bela Diri: Psikologi Dan Dampaknya. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 13(1), 133–141. https://doi.org/10.55081/jsbg.v13i1.3753

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free