Evaluasi Kepatuhan dan Kedisiplinan Pengambilan Ulang Obat Antiretroviral (ARV) oleh Pasien HIV/AIDS di Sebuah Rumah Sakit Swasta Jakarta Utara Periode Tahun 2023

  • Wahyuni Damanik S
  • Efendie B
  • Sabila A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang dapat menyerang atau menginfeksi sel darah putih, yang menyebabkan penurunan kekebalan tubuh manusia. Jakarta berada dalam posisi pertama dengan jumlah kasus infeksi HIV terbanyak di Indonesia. Penderita HIV memerlukan terapi Antiretroviral (ARV) agar perkembangan penyakit, komplikasi, dan penularannya dapat dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kedisiplinan serta kepatuhan pasien dalam menjalani terapi Antiretroviral. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada Januari-Maret 2023. Penelitian dilakukan dengan menggunakan studi desain kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang disiplin dalam mengambil obat setiap bulan mencapai 32 orang (16%), sedangkan yang tidak disiplin 168 orang (84%). Kepatuhan pasien dalam menggunakan MMAIS adalah 164 orang (82%), sedangkan yang tidak patuh 36 orang (18%). Pasien dengan kepatuhan rendah cenderung memiliki kepatuhan yang minim.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyuni Damanik, S., Efendie, B., Sabila, A., Yuwanda, A., Budipratama Adina, A., & Farmasita Budiastuti, R. (2024). Evaluasi Kepatuhan dan Kedisiplinan Pengambilan Ulang Obat Antiretroviral (ARV) oleh Pasien HIV/AIDS di Sebuah Rumah Sakit Swasta Jakarta Utara Periode Tahun 2023. Journal of Pharmacy and Halal Studies, 1(2), 17–22. https://doi.org/10.70608/kts50n27

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free