Abstract
Panen kelapa sawit yang sangat rendah yaitu 300-700 Kg/ Hektar tentu perlu adanya perlakuan serius untuk peningkatan produksi. Paling tidak produksi dapat mencapai 1-1,5ton dengan adanya pengabdian ini. Penjelasan pentingnya penggunaan pupuk khususnya pupuk hayati yang lebih murah dari pupuk anorganik dapat dilakukan secara periodik baik cara pengencerannya maupun cara pengaplikasiannya ke tanaman sawit. Penjelasan tentang pentingnya pemupukan akan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan. Selanjutnya pendampingan proses pemupukan untuk 15 hari sekali telah dilaksakan secara periodik. Hasil pengabdian yang telah dicapai dalam bentuk peningkatan pemahaman petani melalui sosialisasi dan pelatihan. Petani telah memahami pentingnya pemupukan, selanjtmya petani pula telah menguasai cara pengenceran pupuk hayati yang sangat murah dan ramah lingkungan. Petani telah memahami cara aplikasi melalui pendampingan langsung ke lahan sawit mitra. Luaran telah dipublikasikan di jurnal online. Untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas publikasi berita telah dipaparkan di berita marjinal. Kerjasama dengan desa untuk pembinaan berkelanjutan juga telah dihasilkan dari pengabdian ini.
Cite
CITATION STYLE
Juliansyah, H., Hendrival, H., Yurina, Y., Abu Bakar, J., ZA, N., & Khairisma, K. (2022). PENINGKATAN PRODUKSI PETANI SAWIT MELALUI PEMBERIAN PUPUK HAYATI DI DESA MATA IE KECAMATAN BUKET HAGU KABUPATEN ACEH UTARA. Jurnal Pengabdian Ekonomi Dan Sosial (JPES), 1(2), 5–11. https://doi.org/10.29103/jpes.v1i2.9220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.