PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRIBBLE INDIVIDUAL WITH CONE DENGAN LATIHAN ZIG-ZAG TRAJECTORY TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN SEPAKBOLA

  • Matondang M
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu pertama: Untuk mengetahui pengaruh latihan dribble individual with cone terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kedua; Untuk mengetahui pengaruh latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Ketiga; Untuk mengetahui mana  yang lebih besar pengaruhnya antara latihan dribble individual with cone dan latihan  zig-zag  trajectory  terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Metode penelitian ini dengan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan rancangan œpre test and post test group design. Perlakuan diberikan selama 5 minggu dengan jumlah sampel 20 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan dengan sistem matching pairing, kelompok pertama diberikan bentuk latihan dribble individual with cone dan kelompok kedua diberikan bentuk latihan zig-zag trajectory. Untuk mengetahui pengaruh latihan dribble individual with cone dan latihan zig-zag trajectory terhadap keterampilan menggiring bola ini, digunakan statistik dengan uji normalitas dan uji homogenitas dan setelah itu digunakan uji-t satu pihak dan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan kedua kelompok digunakan uji-t dua pihak (gabungan). Pengujian hipotesis pertama  menunjukan  bahwa  nilai  thitung  sebesar 4,80   sedangkan nilai ttabel  pada taraf signifikan  = 0.05 dengan dk n-1 ( 10-1 = 9 ) diperoleh ttabel sebesar 1,83, Sedangkan thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel, (thitung = 4,80> ttabel = 1.83) berarti Ho ditolak dan Ha  diterima. Kedua bahwa thitung sebesar 3,58 sedangkan ttabel pada taraf signifikan  = 0,05 dengan dk n-1 (10-1=9) diperoleh ttabel sebesar 1.83, berarti thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel (thitung= 3,58> ttabel= 1.83) berarti Ho ditolak dan Ha  diterima. Ketiga menunjukan bahwa nilai thitung sebesar 0.87, harga tersebut dibandingkan dengan ttabel dengan dk n1+n2 (10+10-2 =18) pada taraf signifikan =0.05 adalah 2.10, jadi thitung < ttabel (0.87 < 2,10) berarti Ho diterima dan Ha  ditolak. Simpulan penelitian pertama: Terdapat pengaruh signifikan dari latihan dribble individual with cone terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kedua terdapat pengaruh signifikan dari latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Ketiga latihan dribble individual with cone tidak lebih baik daripada latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kata Kunci : Latihan Dribble Individual With Cone Dan Latihan Zig-Zag Trajectory Terhadap Kecepatan Menggiring Bola

Cite

CITATION STYLE

APA

Matondang, M. (2019). PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRIBBLE INDIVIDUAL WITH CONE DENGAN LATIHAN ZIG-ZAG TRAJECTORY TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN SEPAKBOLA. JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN, 12(1), 24–34. https://doi.org/10.24114/jik.v12i1.9239

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free