Penerapan Edukasi Laktasi Menggunakan Metode Participatory Learning And Action Terhadap Masalah Defisit Pengetahuan Tentang Menyusui Pada Ibu Hamil Trimester III

  • Apriyanto H
  • Juliana D
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air susu ibu adalah makanan pertama yang alami untuk bayi. ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk memenuhi kebutuhan gizi di 6 bulan pertamanya. Salah satu faktor yang menyebabkan bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik adalah faktor pengetahuan ibu. Persiapan menyusui pada masa kehamilan penting dilakukan, sebab dengan persiapan yang lebih baik maka ibu lebih siap menyusui bayinya dan menunjang keberhasilan ASI eksklusif. Dengan dilakukannya edukasi laktasi, diharapkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga tentang menyusui akan meningkat sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya gangguan laktasi. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan edukasi laktasi menggunakan metode participatory learning and action terhadap masalah defisit pengetahuan tentang menyusui pada ibu hamil. Studi kasus ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Berdasarkan analisis terhadap intervensi yang telah dilakukan didapatkan seluruh ibu memiliki pengetahuan tentang menyusui dengan kategori baik (100%). Setelah dilakukan implementasi selama 3 hari, didapatkan edukasi laktasi pada masa kehamilan efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang menyusui.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriyanto, H., & Juliana, D. (2023). Penerapan Edukasi Laktasi Menggunakan Metode Participatory Learning And Action Terhadap Masalah Defisit Pengetahuan Tentang Menyusui Pada Ibu Hamil Trimester III. Ners Muda, 4(3), 345. https://doi.org/10.26714/nm.v4i3.11215

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free