KONSEP METODOLOGIS PENAFSIRAN AL-QUR’AN “Kajian Metodologi Tafsir atas Konsep al-Ghazali>”

  • Wasik M
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menjelaskan Konsep Metodologis atas penafsiran al-Qur’an yang dibangun al-Ghaza> , Konsep Metodologis ini merupakan salah satu upaya dia dalam memproyeksikan peran dan nilai al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat, sehingga al-Qur’an benar-benar menempati posisinya sebagai sumber pengetahuan dan kebenaran tertinggi. Al-Ghaza> memandang bahwa al-Qur’an memiliki dimensi penafsiran yang sangat luas, karenanya tidak bisa ditafsirkan hanya dalam satu aspek penafsiran saja. Penafsiran itu dapat dilakukan dari dimensi eksoterik (makna lahir) melalui pendekatan bi al-riwa>yah (ma’thu>r) dan bi al-ra’y (ijtihad-rasional) maupun dari dimensi esoterik (makna batin) melalui pendekatan irfa>ni>, yaitu dengan menggunakan pendekatan psikognosis melalui intuisi (kashf).

Cite

CITATION STYLE

APA

Wasik, Moh. A. (2016). KONSEP METODOLOGIS PENAFSIRAN AL-QUR’AN “Kajian Metodologi Tafsir atas Konsep al-Ghazali>.” El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(02), 134–147. https://doi.org/10.54625/elfurqania.v2i02.2292

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free