Abstract
Latar belakang: Kusta adalah penyakit infeksi yang menyebabkan masalah yang sangat kompleks baik dalam segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Berdasarkan data WHO, jumlah kasus kusta baru pada tahun 2016 adalah sebesar 216.108 kasus (0,21 per 10.000 penduduk) dari 145 negara di dunia. Tujuan: Mengatahui peran sitokin dalam patogenesis kerusakan saraf pada penyakit kusta sehingga mempermudah proses klasifikasi kasus borderline dan memungkinkan pengobatan dini berdasarkan tipe kusta. Hasil: Â Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae dan terutama menyerang saraf perifer. Manifestasi kusta dipengaruhi oleh respon imun, terutama respon imun yang diperantarain sel. Terdapat keterlibatan sitokin yang berbeda dalam kerusakan saraf pada kusta tipe pausibasiler dan multibasiler. Simpulan: Manifestasi klinis kusta dipengaruhi oleh keseimbangan sitokin-sitokin dari Th1 dan Th2.
Cite
CITATION STYLE
Darmaputra, I. G. N., & Dewita Ganeswari, P. A. (2018). Peran sitokin dalam kerusakan saraf pada penyakit kusta: Tinjuan Pustaka. Intisari Sains Medis, 9(3). https://doi.org/10.15562/ism.v9i3.328
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.