Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah instrumen tes diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa yang berbentuk uraian. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: (1) tahap pengkajian awal (preliminary investigation phase), (2) tahap perancangan (desaian phase), (3) tahap realisasi/konstruksi (realization/construction phase), dan (4) tahap tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation and revision phase). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 1 Makassar yang berjumlah 38 orang siswa. Hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa instrumen tes diagnostik berbentuk uraian ini sudah dikatakan valid karena hasil CVR yang diperoleh adalah 1 dan telah memenuhi kriteria yaitu =0,99 dan hasil CVI yang diperoleh adalah 1 dengan kategori sangat sesuai atau berada pada kisaran 0,68-1,00. Hasil uji reliabilitas yang diperoleh adalah 0,75 dengan kategori tinggi dan berada pada kisaran 0,60 <0.80. The diagnostic test instrument in the form of description has a level of difficulty with an average result of 0.56 with a moderate category which is in the range of 0.31-0.70. The diagnostic test instrument in the form of description has a differentiating power with an average of 0.34 with sufficient categories and in the range of 0.20
Cite
CITATION STYLE
Sriyanti, A., Mania, S., & A, N. H. (2019). PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK BERBENTUK URAIAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA WAJIB SISWA MAN 1 MAKASSAR. De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 57–69. https://doi.org/10.36277/defermat.v2i1.40
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.