Abstract
The aim of this research is to know how the different stages of the EIA is based on statutory provisions that apply today? and how the EIA function as an instrument of prevention of pollution and environmental destruction? The research method, which is used in this research is normative research, emphasizing which the EIA function as an instrument of prevention of pollution and environmental destruction in the normative research, the data proccessing bassically try to systematize the law written materials. These written materials in law then be analyzed qualitative analyze by thinking sistematically to give the answer of the problems. The result of this research is the EIA as one of the requirements in the environmental license is the study of the activities arranged in a systematic and scientific using interdisciplinary approaches even multidisciplinary, then the study should be structured in a coherent and comprehensive-integral. Can't be denied that the EIA document and or UKL-UPL should cover all phases, namely the construction phase, implementation, and monitoring phases. The main goals and objectives of the EIA is to ensure that a business or development activities can operate in a sustainable manner without damaging and compromising the environment or in other words the business or activity feasible in terms of environmental aspects. In addition to the environmental feasibility EIA document as well as the control system of the activity or effort. Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahapan penyusunan dari AMDAL berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saat ini? dan bagaimana fungsi AMDAL sebagai instrumen pencegahan pencemaran dan perusakan lingkungan? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, menekankan fungsi AMDAL sebagai instrumen pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan dalam penelitian normatif, pemprosesan bahan hukum secara sistematisasi hukum. Bahan-bahan hukum kemudian dianalisis secara kualitatif, menganalisis dengan berpikir sistematis untuk memberikan jawaban dari masalah. Hasil penelitian ini adalah AMDAL sebagai salah satu persyaratan dalam izin lingkungan merupakan studi tentang kegiatan yang diatur secara sistematis dan ilmiah menggunakan pendekatan interdisipliner bahkan multidisiplin, maka penelitian AMDAL harus disusun secara koheren dan komprehensif-integral. Tidak dapat dipungkiri bahwa dokumen AMDAL dan atau UKL-UPL harus mencakup semua tahap, yaitu tahap konstruksi, pelaksanaan, dan tahap pemantauan. Tujuan utama dan tujuan AMDAL adalah untuk memastikan bahwa kegiatan usaha atau pembangunan dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa merusak dan mengorbankan lingkungan atau dengan kata lain usaha atau kegiatan layak dari segi aspek lingkungan. Selain kelayakan lingkungan dokumen AMDAL sebagai sistem kontrol dari kegiatan atau usaha.
Cite
CITATION STYLE
Yakin, S. K. (2017). ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) SEBAGAI INSTRUMEN PENCEGAHAN PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN. Badamai Law Journal, 2(1), 113. https://doi.org/10.32801/damai.v2i1.3393
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.