Abstract
Kekurangan Energi Kronis pada ibu hamil adalah penyebab tidak langsung kematian dan kesakitan pada ibu dan bayi. Pada tahun 2018 dilaporkan bahwa kasus Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Indonesia sebanyak 17,3%. Berdasarkan Laporan kinerja tahun 2019 di kabupaten Indramayu tercatat prevalensi ibu hamil KEK sebanyak 6% atau (2.586) ibu hamil KEK, jumlah ini menurun bila dibandingkan dengan kasus yang sama pada tahun 2018 dimana pada tahun tersebut tercatat 6.5% atau (2.802) ibu hamil KEK. Walaupun memiliki persentasi yang kecil dengan melihat dampak yang cukup berbahaya pada ibu hamil dan bayi, maka diperlukan pencegahan dan penanganan yang intensif. Berdasarkan uraian masalah maka pengabdi tertarik untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan membuat Aplikasi untuk mendeteksi secara dini kasus KEK dan tindaklanjut KEK yang dapat digunakan oleh kader Kesehatan yang ada di masyarakat. Dalam aplikasi tersebut didalamnya tertuang tentang bagaimana cara deteksi dini dengan pemeriksaan antropometeri guna mendata berat badan ibu sebelum hamil, serta mengukur tinggi badan dan berat badan saat ini serta mengukur lingkar lengan atas (LILA). Kegiatan pengabdian mendapat dukungan dinas Kesehatan dan puskesmas, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Kader dalam mendeteksi KEK di wilayahnya sehingga secepatnya kasus KEK dapat segera tertangani dan tidak menimbulkan dampak yang membahayakan ibu dan bayi.
Cite
CITATION STYLE
Yulianingsih, N., Priyanto, P., & Suryatna, S. Y. (2023). APLIKASI SOFTWARE DETEKSI DINI KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KERTASMAYA KABUPATEN INDRAMAYU. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(9), 1066–1072. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i9.1602
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.