Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah industri pariwisata 4.0 menyebabkan pergeseran budaya wisata dalam generasi milenial terutama mahasiswa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memahami staycation sebagai gaya hidup dalam berwisata di era pariwisata 4.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Proses analisis data penelitian menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi mahasiswa Yogyakarta melakukan staycation yaitu ekonomi, waktu luang, relasi sosial, iklan dan masyarakat. Kegiatan berwisata staycation yang dilakukan mahasiswa Yogyakarta berupa menikmati fasilitas wisata, menikmati waktu bersama keluarga atau teman hingga berswafoto. Terdapat dampak berwisata staycation, yaitu produktivitas meningkat, relasi sosial semakin erat, muncul perilaku konsumtif dan eksistensi wisata lain mulai memudar.
Cite
CITATION STYLE
Utami, D. W., & Pinasti, V. I. S. (2021). STAY VACATION (STAY CATION) SEBAGAI GAYA HIDUP MAHASISWA YOGYAKARTA. E-Societas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 10(4). https://doi.org/10.21831/e-societas.v10i4.17173
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.