KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MALANG DALAM PENDIDIKAN PENGUATAN KARAKATER DI SMAN 1 SUMBERPUCUNG

  • Andarwati M
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Memudarnya nilai-nilai kearifan lokal, lunturnya rasa kesetiakawanan dapat. mengancam konsep persatuan yang mengancam perpecahan. Hal ini terbukti dengan  maraknya demo tanpa arah merusak vasilitas umum, tidak lagi menghormati hak orang lain untuk nyaman, menganggu ketertiban umum, merasa diri paling benar, tidak mau mendengar , tidak mau menghormati orang hal ini akan mengancam jiwa bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika dan akan melahirkan bangsa yang sombong. Eksplorasi terhadap kekayaan luhur budaya bangsa, sangat perlu dilakukan, untuk mengkritisi eksistensi terkait adanya perubahan budaya dengan mengoptimalkan aplikasi pendidikan karakter dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran disekolah.  SMA Negeri 1 Sumberpucung  terletak di kabupaten Malang, mengaplikasikan kearifan lokal masyarakat Malang dalam pendidikan  karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun intrakulikuler. Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Malang yang digali  adalah  nilai kejujuran (sportifitas), kemandirian, keteguhan hati, kebersamaan, toleransi, kepekaan sosial, karakter Lugas, Jujur, semangat kesetaraan, kesederhanaan,  perdamaian, progresif dan menghargai pluralis kebudayaan. Siswa diajarkan memiliki jiwa kearifan lokal Malang melalui kreativitas seni, kegiatanan sosial,  dan   adat istiadat  yang dapat dinikmati oleh Masyarakat setempat. Dengan mengaplikasikan secara optimal pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Malang. Sebagian besar siswa SMAN 1 Sumberpucung memiliki kemandirian berwirausaha, dengan menjual kuliner khas Malang, dan menjadi siswa mandiri dan  bermanfaat bagi masyarakat dilingkungannya. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um033v2i22019p141

Cite

CITATION STYLE

APA

Andarwati, M. (2019). KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MALANG DALAM PENDIDIKAN PENGUATAN KARAKATER DI SMAN 1 SUMBERPUCUNG. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(2), 141–152. https://doi.org/10.17977/um033v2i22019p141

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free