Paradigma Metode Pemahaman Hadis Klasik dan Modern: Perspektif Analisis Wacana

  • Huda M
N/ACitations
Citations of this article
85Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan paradigma yang berada di balik metode pemahaman hadis klasik dan modern. Kesimpulan sementara, metode pemahaman hadis klasik –yang diwakili ilmu matan hadis, dibangun di atas dasar paradigma positivis, dan metode modern dibangun di atas paradigma konstruktivis. Penelitian juga mengarah kepada kesimpulan belum berkembangnya metode pemahaman hadis berdasar paradigma kritis. Dalam penelitian ini, dua variabel yang diteliti adalah ilmu matan hadis sebagai instrumen pemahaman yang populer dan pemahaman pemilahan peran Nabi berdasar maqāṣid al-sharī‘ah yang dikembangkan Ibn ‘Āshūr (1973 M.). Kedua variabel tersebut dipotret dalam kerangka pergeseran paradigma analisis wacana.

Cite

CITATION STYLE

APA

Huda, M. K. (2018). Paradigma Metode Pemahaman Hadis Klasik dan Modern: Perspektif Analisis Wacana. Refleksi, 15(1), 29–62. https://doi.org/10.15408/ref.v15i1.9704

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free