Kesadaran budaya guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-DKI Jakarta

  • Noviyani C
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri dan Swasta di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah guru Bimbingan dan Konseling SMP se-DKI Jakarta sebanyak 190 orang dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket Multicultural Awareness Knowledge Skills Survey (MAKSS) yang mengukur aspek kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebagian besar guru bimbingan dan konseling SMP di Jakarta berada pada tingkat kesadaran diri sedang (75,79%), sementara sebagian berada pada tingkat kesadaran diri tinggi (12,63%) dan rendah (11,58%). Aspek yang tertinggi yang dimiliki oleh responden adalah aspek keterampilan, diikuti oleh aspek kesadaran, kemudian aspek pengetahuan. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat kesadaran buaya guru bimbingan dan konseling

Cite

CITATION STYLE

APA

Noviyani, C. E. (2022). Kesadaran budaya guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-DKI Jakarta. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 95–103. https://doi.org/10.26539/teraputik.61934

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free