MANUSIA DAN AMANAHNYA; KAJIAN TEOLOGIS BERWAWASAN LINGKUNGAN

  • Yusuf B
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manusia adalah salah satu dari makhluk Allah swt. di samping memiliki sejumlah kekurangan, manusia memiliki suatu kelebihan, berupa potensi berkembang, potensi membangun peradaban dan kebudayaannya, karena padanya ia dianugerahi “akal.” Manusia diciptakan oleh Allah swt. sebagai ‘abid’ dan sebagai khalifah-Nya di atas bumi. Sebagai ‘abid’, manusia diharuskan untuk tunduk dan patuh hanya kepada Allah swt., mengandung arti bahwa keseluruhan jiwa dan aktifitas manusia haruslah sejalan dengan izin dan perintah Allah swt. Sebagai khalifah Allah, manusia memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi kepemimpinan, yaitu Jabatan Formal dan Fungsi Kepribadian Muslim. Bagi yang mendapat amanah Jabatan Formal, ia harus menjalankan amanah Allah dalam wujud merealisasikan hukum-hukum Allah, menerapkan keadilan, kebenaran dan melindungi seluruh masyarakat dan wilayah yang dipimpinnya. Fungsi Kepribadian Muslim mewajibkan seluruh muslim tak terkecuali untuk menjaga melestarikan dan mengembangkan kemakmuran di bumi sebagai hajat hidup bagi semua. Kealpaan menjalankan fungsi-fungsi tersebut berarti kealpaan dalam menunaikan amanah Allah di atas bumi, yang sesungguhnya amanah tersebut adalah amanah terpokok yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam hidup manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusuf, B. (2016). MANUSIA DAN AMANAHNYA; KAJIAN TEOLOGIS BERWAWASAN LINGKUNGAN. Aqidah-Ta : Jurnal Ilmu Aqidah, 2(2), 125–144. https://doi.org/10.24252/aqidahta.v2i2.3439

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free