Abstract
Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Umumnya, bayi prematur di Indonesia memiliki berat lebih kecil dari yang seharusnya dan memiliki risiko tinggi terhadap berbagai komplikasi kesehatan, termasuk gangguan pertumbuhan dan perkembangan, salah satunya adalah masalah kenaikan berat badan yang lambat. Tujuan penelitian Pengaruh Terapi Sentuhan Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi Prematur Di RSUD Sidikalang. Metode Jenis penelitian korelasionaldengan One group pre-test and post-test designe. Populasi adalah adalah bayi yang lahir prematur di Ruang Perinatologi RSU Sidikalang dengan sampel 16 orang. Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Instrumen penelitian adalah alat-alat yang digunakanuntuk pengumpulan data. Pengambilan data menggunakan SOP pijat bayi, peralatan pijat bayi, dan timbangan berat badan bayi serta lembar check list. Dan analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh terapi pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi prematur dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,535 dan p = 0,000 (p < 0,00). Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi prematur.
Cite
CITATION STYLE
Berutu, H., Lingga, R. T., & Arianti, W. D. (2025). PENGARUH TERAPI SENTUHAN TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI PREMATUR DI RSUD SIDIKALANG. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 11(2), 204–212. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v11i2.2024
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.