Pengaruh Penggunaan Model Student Facilitator And Explaining dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara di Madrasah Ibtidaiyah

  • Arini Purnamasari
  • Farida Nugrahani
  • Suwarto
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Student Facilitator and Explaining (SFAE) terhadap keterampilan berbicara siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Metode penelitian ini dengan menggunakan Quasi Experimental Design, bentuk Nonequivalent Control Group Design. Data penelitian ini berupa hasil belajar keterampilan berbicara dengan menggunakan model Student Fasilitator and Explaining (SFAE), sampel penelitian ini adalah 40 siswa Madrasah Ibtidaiyah. Teknik pengumpulan datanya meliputi tes wawancara dan angket. Sebelum dilakukan analisis, data diuji menggunakan uji validitas ahli, normalitas, dan homogenitasnya. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan analisis uji T (T-Test), yaitu Independent Simple T-Test. Hasil Output uji normalitas dengan menggunakan Shapiro Wilk test dengan bantuan SPSS versi 20.0 for windows dengan melihat data Pretest maka nilai kelas eksperimen sebesar 0,379 > 0,05 dan nilai kelas kontrol 0,491 >0,05 menyatakan bahwa varian data kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Setelah mengetahui bahwa sampel berdistribusi normal, maka selanjutnya yaitu melakukan uji normalitas untuk mengetahui apakah kedua sampel tersebut memiliki varian yang sama. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji homogenitas adalah bentuk uji homogenitas varians (Uji F ) dengan bantuan SPSS versi 20.0 for windows. Taraf signifikansi >0,05. Data yang  dinyatakan homogen jika nilai signifikan lebih besar dari 5% atau 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kontrol mendapat rata-rata skor pretest hingga posttest yang mengalami peningkatan. Pada kelas eksperimen rata-rata nilai pretest hingga posttest siswa juga mengalami peningkatan. Dalam analisis pengujian hipotesis menggunakan uji t (independent sample t test) dengan membandingkan data posttest kelas eksperimen dengan posttest kelas kontrol, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) tidak berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada siswa di Madrasah Ibtidaiyah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arini Purnamasari, Farida Nugrahani, & Suwarto. (2024). Pengaruh Penggunaan Model Student Facilitator And Explaining dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara di Madrasah Ibtidaiyah. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(3), 114–121. https://doi.org/10.32585/edudikara.v8i3.346

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free