Bimbingan Komunikasi Publik Untuk Disabilitas Dalam Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Desa Hutatonga, Kabupaten Mandailing Natal

  • Muhlisah Lubis A
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membimbing disabilitas dalam pencegahan dan penanganan pasca pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dengan menggunakan metode library research yang mengacu pada sumber daya yang tersedia secara online, Pengabdian Masyarakat ini memberikan perspektif teoritis mengenai strategi komunikasi publik untuk Disabilitas yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat diuraikan beberapa point. Pertama, belum adanya keseragaman pemahaman tentang karakteristik wabah COVID-19 antara pemerintah pusat dan daerah sehingga menimbulkan kerancuan informasi bagi Disabilitas. Kedua, sosialisasi tidak dilakukan secara efektif, hal ini terlihat pada kurangnya pengetahuan mereka tentang wabah ini, yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal. Ketiga, meskipun pemerintah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun masih ada yang melakukan aktifitas dengan alasan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari karena diragukan kompensasi yang dijanjikan pemerintah menjamin kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhlisah Lubis, A. S. F., Muhammad Ardiansyah, Rita Defriza,. (2022). Bimbingan Komunikasi Publik Untuk Disabilitas Dalam Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Desa Hutatonga, Kabupaten Mandailing Natal. Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 208–216. https://doi.org/10.51178/cok.v2i2.987

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free