Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality pada Materi Bangun Ruang untuk Kelas V SD

  • Simamora E
  • Siregar N
N/ACitations
Citations of this article
149Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran augmented reality pada materi bangun ruang untuk kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Inpres 09 Anggori. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket pedoman wawancara, angket penilaian ahli media, ahli materi dan ahli desain pembelajaran, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari tes tertulis, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil rata-rata keseluruhan validasi media pembelajaran augmented reality adalah 3.88, dan berada pada kategori sangat valid. Kepraktisan respon peserta didik terhadap media pembelajaran augmented reality yaitu 3,74 yang berada pada kategori sangat positif. Keefektifan ditinjau dari hasil belajar peserta didik setelah mengikuti tes, menunjukkan bahwa sebanyak 21 orang mencapai nilai tuntas atau 84 % peserta didik mencapai nilai tuntas. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran augmented reality yang sudah dikembangkan sangat efektif dan dapat memberikan dampak yang positif bagi siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran augmented reality pada materi bangun ruang untuk kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Inpres 09 Anggori. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket pedoman wawancara, angket penilaian ahli media, ahli materi dan ahli desain pembelajaran, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari tes tertulis, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil rata-rata keseluruhan validasi media pembelajaran augmented reality adalah 3.88, dan berada pada kategori sangat valid. Kepraktisan respon peserta didik terhadap media pembelajaran augmented reality yaitu 3,74 yang berada pada kategori sangat positif. Keefektifan ditinjau dari hasil belajar peserta didik setelah mengikuti tes, menunjukkan bahwa sebanyak 21 orang mencapai nilai tuntas atau 84 % peserta didik mencapai nilai tuntas. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran augmented reality yang sudah dikembangkan sangat efektif dan dapat memberikan dampak yang positif bagi siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Simamora, E. W., & Siregar, N. N. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality pada Materi Bangun Ruang untuk Kelas V SD. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 16(2), 298–308. https://doi.org/10.35457/konstruk.v16i2.3588

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free