Pengendalian Iklim Pasif di Museum Sebagai Antisipasi Perubahan Iklim

  • Yulita I
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan iklim akhir-akhir ini menjadi banyak perhatian. Hampir di segala bidang (climate change) di antaranya kesehatan, peternakan, transportasi, komunikasi, pendidikan, kelautan hingga budaya membicarakan perubahan iklim dan dampaknya terhadap masing-masing. Semua mempersiapkan diri, mencoba melakukan tindakan preventif untuk menjaga agar tetap bertahan dari serangan dampak negatif perubahan iklim. Perubahan iklim yang dimaksud tersebut adalah perubahan iklim akibat pemanasan global, yang merubah iklim di dunia secara signifikan. Namun sebenarnya di bidang budaya, terutama di museum, perubahan iklim sudah terjadi sejak lama, namun sering tidak disadari, bahkan oleh pekerja di museum sendiri. Perubahan iklim tersebut tidak secara langsung berhubungan dengan isu pemanasan global yang ramai dibicarakan, tetapi apabila tidak diantisipasi akan apabila berdampak negatif pada koleksi. Tulisan ini menguraikan bagaimana perubahan iklim di museum, bagaimana efeknya dan bagaimana mengatasi dampak perubahan iklim tersebut pada koleksi museum, melalui pengendalian iklim pasif pada koleksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulita, I. (2012). Pengendalian Iklim Pasif di Museum Sebagai Antisipasi Perubahan Iklim. Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 6(1), 29–35. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v6i1.96

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free