Majas dalam puisi dan lagu karya Fiersa Besari

  • Aloysia D
  • Utami S
N/ACitations
Citations of this article
126Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sastra merupakan ungkapan perasaan seseorang yang mengandung keindahan dan pesan penuh makna. Jenis sastra di antaranya yakni puisi dan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan majas yang terdapat dalam puisi dan lagu karya Fiersa Besari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dua puisi dan dua lagu karya Fiersa Besari. Dua puisi yang dimaksud berjudul Dipukul Mundur dan Ibu, sedangkan dua lagu yang dimaksud berjudul Lembayung dan Sepasang Pendaki. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah larik puisi dan lirik lagu dari keempat karya tersebut. Teknik analisis data yang digunakan terdiri atas empat tahap, yaitu tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat karya Fiersa Besari yang berjudul Dipukul Mundur, Ibu, Lembayung, dan Sepasang Pendaki menggunakan beberapa majas yakni majas asosiasi, personifikasi, metafora, simbolik, simile, hiperbola, eufimisme, sinekdoke pars pro toto, sinekdoke totem pro parte, litotes, antitesis, repetisi, retorik, paralelisme, dan sarkasme.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aloysia, D. A. M. L., & Utami, S. (2022). Majas dalam puisi dan lagu karya Fiersa Besari. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 6(2), 86–107. https://doi.org/10.25273/linguista.v6i2.12580

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free